Jakarta — Pusat Bimbingan dan Pendidikan (Pusbimdik) Khonghucu Kementerian Agama terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat layanan keagamaan dan pembinaan umat melalui penyaluran bantuan Biokong serta renovasi rumah ibadah ramah anak dan disabilitas pada tahun 2025.
Program bantuan ini bertujuan meningkatkan kualitas layanan keagamaan Khonghucu sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan umat dalam menjalankan ajaran agamanya. Bantuan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan umat Khonghucu agar dapat beribadah dengan lebih nyaman, aman, dan inklusif.
Kepala Pusbimdik Khonghucu menegaskan bahwa kehadiran negara melalui program bantuan ini merupakan bentuk perhatian terhadap kebutuhan nyata umat Khonghucu di berbagai daerah.
“Bantuan Biokong dan renovasi rumah ibadah ini merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan Khonghucu. Kami berharap bantuan ini dapat memperkuat pembinaan umat dan memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Pada tahun 2025, bantuan Biokong diberikan kepada 20 penerima yang tersebar di sejumlah provinsi. Rinciannya meliputi lima Biokong di Kepulauan Bangka Belitung, tiga Biokong di Banten, satu Biokong di Kepulauan Riau, tiga Biokong di Jawa Tengah, lima Biokong di Jawa Barat, satu Biokong di Kalimantan Timur, dan dua Biokong di Bali.
Selain itu, Pusbimdik Khonghucu juga menyalurkan bantuan renovasi rumah ibadah ramah anak dan disabilitas kepada empat kelenteng dan satu gedung pusat pendidikan dan pelatihan (pusdiklat) lembaga agama Khonghucu. Penerima bantuan tersebut adalah Litang Harmoni Kehidupan Cimanggis, Kota Depok; Litang Cahaya Kehidupan Kabupaten Bogor; Kong Miao Kebajikan Gemilang MAKIN Binong Kabupaten Bogor; Litang MAKIN Ciapus Kabupaten Tangerang; serta Gedung Pusdiklat MATAKIN.
Program bantuan ini mengacu pada Keputusan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 96 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Pemerintah pada Pusat Bimbingan dan Pendidikan Khonghucu kepada Lembaga Pendidikan Khonghucu dan Lembaga Keagamaan Khonghucu yang Didirikan oleh Masyarakat.
Melalui bantuan tersebut, Pusbimdik Khonghucu tidak hanya memberikan dukungan sarana dan prasarana, tetapi juga menghadirkan dampak nyata bagi kehidupan beragama umat Khonghucu. Kehadiran Biokong yang didukung pemerintah diharapkan dapat semakin optimal dalam memberikan pelayanan dan pembinaan keagamaan kepada umat. Sementara itu, renovasi rumah ibadah yang ramah anak dan disabilitas menjadi langkah penting dalam mewujudkan ruang ibadah yang inklusif dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Program ini sekaligus menjadi implementasi amanat peraturan perundang-undangan yang menjamin hak setiap warga negara untuk menjalankan ajaran agamanya secara bebas dan bermartabat. Dengan terpenuhinya kebutuhan pelayanan keagamaan melalui dukungan terhadap Biokong dan rumah ibadah, umat Khonghucu di berbagai daerah diharapkan dapat semakin khusyuk dalam beribadah serta aktif dalam kegiatan pembinaan keagamaan.
Pusbimdik Khonghucu menilai bahwa pemberdayaan umat merupakan salah satu kunci penguatan kehidupan beragama yang harmonis. Karena itu, program bantuan kepada Biokong dan rumah ibadah akan terus menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menghadirkan layanan keagamaan yang berkualitas, inklusif, dan berdampak langsung bagi umat Khonghucu di Indonesia.**