Jakarta (Pusbimdik Khonghucu) — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 yang jatuh pada 2 Mei berlangsung khidmat dengan pelaksanaan upacara di Lapangan Banteng Barat, Jakarta. Upacara tersebut dipimpin oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar dan diikuti oleh seluruh satuan kerja Kementerian Agama.
Dalam amanatnya, Menteri Agama menegaskan bahwa Hardiknas menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat komitmen terhadap pendidikan nasional. Ia menyampaikan bahwa pendidikan pada hakikatnya merupakan proses yang dilaksanakan dengan ketulusan dan kasih sayang untuk memanusiakan manusia. Pendidikan juga dipandang sebagai upaya menemukan serta mengembangkan potensi alami manusia sebagai makhluk Tuhan yang mulia, dengan inti prosesnya adalah memuliakan sesama.
Sejalan dengan semangat tersebut, seorang guru agama Khonghucu, Lie Suprijadi, mengungkapkan rasa syukur atas tersedianya pembelajaran agama Khonghucu di sekolah. Menurutnya, kehadiran mata pelajaran tersebut memberikan kesempatan bagi siswa beragama Khonghucu untuk memperoleh pengetahuan yang sesuai dengan nilai-nilai yang telah mereka jalani sejak kecil.
Ia juga menyampaikan harapan agar ke depan pendataan peserta didik beragama Khonghucu dapat semakin tertata. Hal ini penting agar para siswa dapat memperoleh haknya untuk mendapatkan pendidikan agama yang sesuai, baik melalui koordinasi dengan Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia maupun Pusat Bimbingan dan Pendidikan Khonghucu Kementerian Agama.
Sebagai informasi, Hari Pendidikan Nasional diperingati setiap tanggal 2 Mei, bertepatan dengan hari lahir Ki Hajar Dewantara pada 2 Mei 1889. Peringatan ini menjadi sarana untuk mengenang jasa para tokoh pendidikan sekaligus memperkuat peran pendidikan dalam membangun karakter dan masa depan bangsa.