Pusbimdik Khonghucu Perkuat Layanan Pendidikan dan Pembinaan Umat melalui Peningkatan Kualifikasi SDM dan Basis Data Nasional

Kepala Pusbimdik Khonghucu bersama Menteri Agama pada Giat Audiensi di Kelenteng

(jakarta) Pusbimdik Khonghucu - Pusat Bimbingan dan Pendidikan (Pusbimdik) Khonghucu Kementerian Agama terus memperkuat layanan keagamaan dan Pendidikan. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan layanan umat Khonghucu di berbagai daerah dapat terlayani secara lebih optimal.

Sejumlah langkah strategis dalam memperkuat fondasi layanan keagamaan dan Pendidikan Khonghucu , di antaranya mengupayakan untuk dibukanya formasi aparatur sipil negara (ASN) bagi umat Khonghucu melalui koordinasi intensif bersama Kementerian PAN-RB.

"Kami bersyukur Kementerian PAN-RB sudah menerima usulan formasi PNS untuk Khonghucu tahun ini. Ini merupakan pemenuhan tenaga keagamaan, penyuluh, dan guru yang sampai hari ini belum ada yang berstatus PNS. Selain itu, Kementerian PAN-RB juga telah menerbitkan persetujuan pengangkatan tenaga pendidik dan kependidikan untuk SETIAKIN melalui mekanisme alih daya khusus, sehingga penguatan kampus bisa berjalan maksimal," ujar Nurudin, Kepala Pusbimdik Khonghucu, saat mendampingi Menag yang turut hadir dalam dialog Bersama MATAKIN di Klenteng Kong Miao Taman Mini Indonesia Indah, Selasa 09/06/2025.

Ia mengatakan bahwa Kementerian Agama saat ini tengah mengupayakan peningkatan kualifikasi akademik bagi guru agama dan penyuluh agama Khonghucu yang belum memenuhi kualifikasi pendidikan strata satu (S1).

"Saat ini kami bersama Puspenma sedang mengupayakan guru agama dan penyuluh agama Khonghucu yang belum S1 agar mendapatkan program peningkatan kualifikasi pendidikan (S1) Khonghucu melalui skema LPDP agar bisa mendapatkan beasiswa penuh untuk berkuliah di SETIAKIN. Dengan begitu, syarat kualifikasi minimal strata satu (S1) dapat segera terpenuhi secara merata," lanjutnya.

Selain peningkatan kompetensi tenaga pendidik dan penyuluh, Pusbimdik Khonghucu juga sedang menyusun basis data nasional Khonghucu dalam Angka. Data yang dihimpun melalui Kantor Wilayah Kementerian Agama se-Indonesia tersebut mencakup informasi mengenai jumlah umat, rumah ibadah, guru agama, hingga peserta didik.

Keberadaan data yang valid dan komprehensif menjadi bagian penting dalam memperkuat layanan kepada umat sekaligus mendukung perencanaan program pembinaan yang lebih tepat sasaran.

"Data riil mengenai persebaran umat, rumah ibadah, hingga guru dan siswa sekolah ini nantinya akan menjadi pijakan utama Kemenag dalam melakukan trilateral meeting bersama Bappenas dan Kemenkeu," jelas Nurudin.

Melalui penguatan kualitas SDM dan penyediaan data yang terintegrasi, Pusbimdik Khonghucu berharap layanan pendidikan dan keagamaan bagi umat Khonghucu dapat semakin merata, efektif, dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.***


Berita LAINNYA