Mandarin Bootcamp ke-23 Bahas Simulasi Ujian HSK I, Peserta Diminta Siap Hadapi Tes Pekan Depan

Para Peserta Menyimak Simulasi Ujian HSK I

Jakarta (Pusbimdik Khonghucu) - Mandarin Bootcamp pertemuan ke-23 kembali digelar secara daring melalui kelas Zoom pada Sabtu, 28 Februari 2026. Pada pertemuan kali ini, para peserta mengikuti sesi simulasi ujian HSK I sebagai bentuk persiapan menghadapi ujian yang akan dilaksanakan pada pekan berikutnya. Simulasi ini juga menjadi bagian dari rangkaian review materi yang telah dipelajari sejak bab 1 hingga bab 15 dalam program Mandarin Bootcamp.

Kelas dibuka oleh Vania Laoshi dengan menyampaikan agenda pembelajaran sekaligus mempersiapkan mental para peserta menghadapi ujian.

“Hari ini kita akan membahas simulasi tes HSK I untuk menghadapi ujian yang akan berlangsung minggu depan. Bagaimana perasaannya akan menghadapi ujian Mandarin?” tanya Vania Laoshi membuka kelas Zoom.

Salah seorang peserta pun merespons dengan jujur. “Deg-deg-an, Laoshi,” ujarnya, yang disambut tawa ringan dari peserta lainnya.

Dalam penjelasannya, Vania Laoshi menerangkan bahwa ujian HSK I merupakan ujian bahasa Mandarin tingkat dasar atau pemula yang menguji dua kompetensi utama, yaitu listening dan reading. Pada bagian listening, peserta akan mendengarkan teks percakapan atau kalimat singkat, sedangkan pada bagian reading peserta diminta menjawab pertanyaan berdasarkan teks yang disediakan.

Ia juga menegaskan bahwa pada level HSK I, soal-soal masih dilengkapi dengan pinyin serta gambar-gambar pendukung untuk memudahkan peserta memahami konteks. Selain itu, pada bagian listening terdapat pengulangan audio sebanyak dua kali sehingga peserta memiliki kesempatan untuk memvalidasi jawaban dengan lebih cermat.

“Tes HSK I hanya berfokus pada kompetensi listening dan reading. Kompetensi menulis Hanzi belum termasuk dalam ujian ini,” jelas Vania Laoshi.

Selama sesi pertama, diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari peserta seputar persiapan ujian, mulai dari tingkat kesulitan soal, gambaran ujian, tipe soal, hingga waktu pengerjaan. Vania Laoshi juga menjelaskan beberapa tipe soal yang akan muncul dalam ujian HSK I, seperti pilihan ganda (multiple choice), benar-salah (true/false), serta menjodohkan (matching).

Ia juga menegaskan bahwa soal HSK I tidak membahas aspek budaya. “Soal HSK I hanya berfokus pada kosakata yang dipelajari dari bab 1 hingga bab 15, seperti pengenalan diri dan percakapan dasar lainnya,” tambahnya.

Memasuki sesi kedua, kelas dilanjutkan oleh Rizka Laoshi yang memandu simulasi ujian bagian reading atau 阅读部分 (yuè dú bù fēn). Dalam simulasi tersebut, Rizka Laoshi menampilkan gambar yang menggambarkan aktivitas seseorang, kemudian peserta diminta mencocokkan kalimat dengan gambar yang sesuai.

“Pada soal ini, orang sedang melambaikan tangan. Apakah jawabannya 对不起 (duìbùqǐ)? 对 (duì) atau 错 (cuò)?” tanya Rizka Laoshi.

Para peserta pun menjawab secara serempak, “错 (cuò). Harusnya 再见 (zài jiàn),” yang berarti “sampai jumpa”.

Simulasi kemudian dilanjutkan dengan berbagai contoh soal lainnya untuk memberikan gambaran nyata mengenai bentuk ujian HSK I.

Setelah simulasi selesai, Rizka Laoshi juga menjelaskan sistem penilaian dalam ujian tersebut. Ia menyebutkan bahwa setiap bagian memiliki bobot nilai tersendiri.

“Penilaian dilakukan per bagian. Untuk listening terdapat 20 soal dengan bobot 5 poin per soal sehingga total nilainya 100. Begitu pula dengan reading yang memiliki total nilai 100. Jadi jumlah keseluruhan skor HSK I adalah 200,” jelasnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa ujian HSK I tidak memiliki kesempatan pengulangan atau remedial. Namun, hasil ujian akan menampilkan nilai secara terpisah untuk masing-masing keterampilan listening dan reading.

Menjelang penutupan kelas Mandarin Bootcamp pertemuan ke-23, Rizka Laoshi kembali memberikan motivasi kepada para peserta agar tetap percaya diri dalam menghadapi ujian.

“Teman-teman tidak perlu khawatir. Yang penting pelajari kembali kosakata dan tata bahasa yang sudah kita pelajari. 祝大家考试顺利 (zhù dà jiā kǎo shì shùn lì) — semoga ujian kalian berjalan lancar,” tutupnya.

Sebagai informasi, pertemuan ke-24 akan menjadi sesi terakhir dalam rangkaian Mandarin Bootcamp yang ditutup dengan pelaksanaan ujian HSK I pada Sabtu, 7 Maret 2026. Ujian tersebut menjadi momentum bagi para peserta untuk mengukur kemampuan bahasa Mandarin dasar yang telah dipelajari selama program berlangsung.


Berita LAINNYA