Mandarin Bootcamp Pertemuan ke-15: Pendalaman Ekspresi Waktu dan 明 天 天 气 怎 么 样 Mínɡ tiān tiān qì zěn me yànɡ?

Jakarta (Pusbimdik Khonghucu) – Pertemuan ke-15 Mandarin Bootcamp berlangsung penuh semangat meski sempat terhenti satu sesi karena libur Natal dan Tahun Baru. Kelas dibuka oleh Vania Laoshi yang langsung mengajak para peserta mereview materi pertemuan sebelumnya agar tidak lupa, Jakarta, 3 Januari 2026.

“Hari ini kita akan banyak mereview materi sebelumnya, karena kita libur 1 pertemuan agar tidak lupa ya!” ujar Vania Laoshi sambil tersenyum mengingatkan para peserta.

Review dimulai dengan latihan menyusun kalimat. Vania Laoshi memberikan contoh susunan yang belum benar: “今天 生日 是 妈妈的 (jīntiān shēngrì shì māmā de)” dan bertanya susunan yang tepat kepada peserta. Dengan cepat, Annisa menjawab benar: “今天 是 妈妈的 生日 (jīntiān shì māmā de shēngrì)”. Jawaban tersebut divalidasi benar oleh Vania Laoshi.

Selanjutnya, Vania Laoshi menjelaskan tata letak keterangan waktu dalam kalimat Mandarin. “Urutan umumnya adalah subjek + keterangan waktu + kata kerja,” jelasnya, seraya memberi contoh: “我们星期六有中文课 (wǒmen xīngqīliù yǒu zhōngwén kè) yang artinya “Kita hari Sabtu ada kelas Mandarin.” Penjelasan ini memperkuat pemahaman peserta tentang struktur kalimat yang benar.

Sesi kedua dilanjutkan oleh Rizka Laoshi yang langsung memasuki materi utama pertemuan ini, yaitu “明天天气怎么样 (míng tiān tiān qì zěn me yàng)” atau “Bagaimana cuaca besok?”

“Kita belajar tentang materi 时间 (shíjiān) atau waktu karena dalam kehidupan sehari-hari kita pasti akan menggunakannya,” tutur Rizka Laoshi. Ia menekankan bahwa materi waktu merupakan dasar penting dalam berbahasa Mandarin dan sering muncul dalam percakapan sehari-hari.

Rizka Laoshi juga mengingatkan bahwa peserta sudah menguasai angka 1–10 serta kosakata dasar untuk jam, sehingga mereka kini dapat lebih spontan menyusun percakapan. “Dengan bekal ini, kita bisa langsung praktik bertanya dan menjawab tentang waktu serta kondisi sehari-hari,” tambahnya.

Pembahasan mendalam kemudian difokuskan pada kata tanya “怎么样 (zěn me yàng)” yang digunakan untuk menanyakan keadaan atau kondisi. Contoh utama yang diberikan: “明天天气怎么样? (míng tiān tiān qì zěn me yàng?)” yang berarti “Bagaimana cuaca besok?”

Materi dilengkapi dengan latihan menulis hanzi terkait pernyataan cuaca, seperti:

- 冷 (lěng) – dingin

- 热 (rè) – panas

- 凉快 (liáng kuài) – sejuk

Sebagai penutup yang menarik, Rizka Laoshi memperkenalkan konsep budaya Tiongkok yaitu “二十四节气 (èr shí sì jié qì)”, yaitu 24 periode musim dalam kalender tradisional Tiongkok yang menggambarkan perubahan iklim sepanjang tahun. Pengetahuan ini memberikan wawasan tambahan bagi peserta tentang bagaimana masyarakat Tiongkok memahami dan merespons cuaca secara budaya.

Pertemuan ke-15 Mandarin Bootcamp ini berhasil menggabungkan review materi lama, pendalaman tata bahasa, serta pengenalan kosakata dan budaya baru. Para peserta semakin percaya diri dalam menyusun kalimat sederhana dan siap melanjutkan ke topik-topik berikutnya dengan materi dasar yang lebih kuat.**


Berita LAINNYA